Cari Blog Ini

Jumat, 20 Januari 2012

Hebat....!! UGM Berhasil Kembangkan Konverter Gas ke Bensin


Universitas Gadjah Mada berhasil mengembangkan konverter mobil gas yang ramah lingkungan. Hal ini sebagai antisipasi pembatasan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada April mendatang.

Bahkan UGM tidak hanya mengembangkan prototipe konverter gas ke bensin untuk mobil, namun juga beberapa tipe lain, yakni konverter untuk hidrogen, mesin diesel, dan sepeda motor.

Ketua Tim Mobil Penelitian Gas UGM, Dr. Jayan Sentanuhady menjelaskan, pengembangan prototipe konverter ini sudah dimulai sejak 2009 lalu. Inovasi pemanfaatan konverter gas ramah lingkungan karena emisi gas buangnya yang lebih bersih daripada bensin. Selain ramah lingkungan, pemanfaatan gas dari sisi harga juga lebih murah 40-45 persen daripada bensin.

Cara kerja konverter pada mobil gas UGM cukup sederhana. Berawal dari tabung gas bertekanan 200 bar yang diletakkan di jok belakang mobil. Selanjutnya, gas tersebut disalurkan ke bagian mesin di depan.

Melalui konverter yang ada, tekanan dapat diturunkan menjadi 2-3 bar sebelum akhirnya masuk ke bagian injeksi gas dan manipol. “Prinsipnya sederhana saja, karena tenaga gas ini bisa diubah dengan bensin ketika mobil berjalan maupun dengan kecepatan tinggi,” terang Jayan yang juga dosen Jurusan Teknik Mesin dan Industri ini di UGM, Senin (9/1)

Jayan menuturkan prototipe konverter gas ini telah melalui tahap standarisasi konverter kit, perawatan serta uji ketahanan mesin.  Prototipe ini dapat ditindaklanjuti oleh kalangan industri sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

“Karena masih prototipe harga konverternya masih mahal. Semoga saja setelah dilakukan tahap uji berikutnya bisa ditindaklanjuti oleh industri dan dimanfaatkan oleh masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau,” pungkas Jayan.

 Sumber : nationalgeographic

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer